Memutus Rantai Radikalisme di Kampus, Instruktur PKPNU Singgung Mintoring Rohis di SMA Perlu Dibubarkan

Islamsantri.com - Instruktur Pendidikan Kader Penggerak Nahdatul Ulama (PKPNU) Nasional Adnan Anwar mengingatkan agar Perguruan Tinggi di...

Islamsantri.com - Instruktur Pendidikan Kader Penggerak Nahdatul Ulama (PKPNU) Nasional Adnan Anwar mengingatkan agar Perguruan Tinggi di Indonesia dapat melindungi mahasiswanya dari infiltrasi paham radikal dan takfiri.

Salah satu langkah yang dapat dilakukan, menurut Adnan, perguruan tinggi perlu membangun kerjasama dengan lembaga terkait seperti Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) atau Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk penguatan ideologi kebangsaan. Selain itu, perguruan tinggi juga bisa menggandeng pesantren moderat untuk pemahaman agamanya.

Langkah tersebut, menurut Adnan, sebagai upaya memutus mata rantai kelompok Rohis yang berasal dari tingkat SMA.

"Itu harus diputus dulu, karena radikalsiasi ini dimulai dari tingkat SMA. Itu harus diputus dan mentoring harus dibubarkan, karena hal itu sudah ditunggangi oleh kelompok takfiri. Hal itu sudah terjadi sejak tahun 1980-an mentoring itu digunakan oleh mereka untuk rekrutmen,” ujar Peneliti di Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) ini, Rabu (11/09/2019), dikutip dari Tribunews.com.

Karenanya itu, langkah yang dilakukan Kepala BNPT untuk memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada mahasiswa baru di kampus-kampus dianggap sudah tepat. Dari pengamatan Adnan, kampus-kampus besar negeri di Jawa justru menjadi sumber Takfiri.

“Kampus-kampus besar itu harus dibereskan. Jangan dikasih ruang dan waktu. Kalau tidak bisa ya diganti saja itu rektor dan dekannya kalau tidak bisa menangani hal-hal yang seperti itu. Saya kira sudah sangat luar biasa yang dilakukan oleh Kepala BNPT untuk memberikan pembekalan ke kampus-kampus itu.” tutur Alumni Universitas Airlangga Surabaya ini.

Adnan mengaku, pihaknya pun selama ini sudah masuk ke kampus-kampus untuk memutus gerakan yang bernuansa intoleransi dan takfiri ini agar tidak membesar. Hal ini sekaligus sebagai upaya untuk melindungi para kaum intelektual milenial agar tidak mudah terinfiltrasi paham-paham radikal tersebut.




“Kita juga bekerjasama dengan kader-kader NU yang ada di dalam kampus itu. Masjid-masjid kampus itu kita monitor agar tidak dijadikan sebagai sarang inkubasi radikalisme Indonesia. Dan tentunya harus dibantu dengan pemerintah juga,” ujarnya.

Lebih lanjut Adnan mengatakan, agar intelektual milenial tidak mudah terinfiltrasi paham radikalisme, mereka harus mengikuti berbagai macam kegiatan yang positif dan bersifat pembangunan karakter.

“Kalau mereka tidak punya banyak aktivitas atau menyendiri, bukan tidak mungkin mereka akan mudah terpengaruh propaganda dari orang yang mengajarkan ide-ide tentang intoleransi itu. Jadi perlu diperbanyak media untuk beraktivitas atau berekspresi di ingkungan kampus itu” jelasnya.

Menurut Adnan, jika para intelektual milenial sampai terinfiltrasi paham radikal maka negara hancur karena pemikiran mereka yang desktruktif terhadap negara. Adnan juga sepakat keputusan Rektor IAIN Kendari yang mengeluarkan salah satu mahasiswa yang terpapar paham radikal.

“Sudah benar itu beberapa kasus kampus yang memecat mahasiswa itu tentunya sudah sangat tepat sekali. Kalau bibit-bibit virus seperti ini dibiarkan, tentunya akan sangat membahayakan masa depan negara kita sehingga negara kita tidak bisa mencapai satu abad yang pertama guna menghadapi abad yang berikutnya atau abad kedua. Jadi harus berani ngotot, pemrintah tidak usah ragu-ragu untuk memberantas hal-hal yang bertentangan dengan ideologi bangsa,” tuturnya. [dutaislam.com/pin]

Keterangan: Data diolah dari Tribunews.com dari berita berjudul 'Adnan Anwar Sarankan Agar Perguruan Tinggi Melindungi Mahasiswanya dari Infiltrasi Paham Radikal'.

COMMENTS

Name

Amalan,1,Artikel,43,Berita,100,Hikmah,6,HTI,1,Kajian,7,Kisah,3,Pesantren,2,Pondok Pesantren,1,Resensi,1,Situs Para Wali,3,Ulama,7,wahabi,9,
ltr
item
Islam Santri: Memutus Rantai Radikalisme di Kampus, Instruktur PKPNU Singgung Mintoring Rohis di SMA Perlu Dibubarkan
Memutus Rantai Radikalisme di Kampus, Instruktur PKPNU Singgung Mintoring Rohis di SMA Perlu Dibubarkan
https://1.bp.blogspot.com/-hwb6qphDoAo/XXtyZJHLFHI/AAAAAAAAA10/h-P-p_qhZ9AmWkwv_PI3r7MwbbNfarJBwCLcBGAsYHQ/s320/rohis.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-hwb6qphDoAo/XXtyZJHLFHI/AAAAAAAAA10/h-P-p_qhZ9AmWkwv_PI3r7MwbbNfarJBwCLcBGAsYHQ/s72-c/rohis.jpg
Islam Santri
http://www.islamsantri.com/2019/09/memutus-rantai-radikalisme-di-kampus.html
http://www.islamsantri.com/
http://www.islamsantri.com/
http://www.islamsantri.com/2019/09/memutus-rantai-radikalisme-di-kampus.html
true
1277566646578759398
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy